Vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Foto: Google (mediaindonesia.com).

OKEKABAR.COM, KONAWE – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Konawe akan segera memberikan vaksin kepada anak usia dini.

Jenjang umur anak 6 sampai 11 tahun ini divaksin merujuk pada aturan mentri kesehatan nomor 01.07/MENKES/6688/2021.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Suriyadi mengatakan, akan memerintahkan para kepala sekolah dan guru agar segera mensosialisasikan vaksinasi ini.

Dimana, kata dia, sasaran vaksinasi ini adalah anak yang masih belajar di bangku sekolah dasar.

Olehnya, lanjut Suriyadi, pihaknya akan membuat regulasi saat registrasi semester baru dengan syarat harus sudah divaksin. Selain itu untuk penerimaan bantunan Program Indonesia Pintar (PIP) juga harus syarat telah divaksin.

Selain itu, pihaknya juga memberikan instriksi kepada para kepala sekolah agar membuat kebijkan di sekolah masing-masing untuk meningkatkan proses vaksinasi di sekolah.

“Kami akan berikan hadiah kepada sekolah yang cepat tercapai 100 persen vaksinasinya,” ujarnya, Rabu, (05/01/2022).

Lanjutnya, sasaran vaksinasi anak usia 6 – 11 ada diangka 25.952 anak ini adalah siswa yang masih duduk di kelas lima SD, sementara itu untuk kelas enam yang berusia 12 tahun ada di kisaran seribuan anak.

BACA JUGA  Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa Hadiri Wisuda Universitas Terbuka

Untuk kendala pelaksanaan vaksinasi ini menurutnya adalah kendaraan dan alat kesehatan dan pihaknya menganjurkan agar vaksinasi tersebut dilaksanakan sampai jam 12 siang.

Senada dengan hal itu, Sekda Konawe, Ferdinand Sapan juga sepakat agar pelaksanaan vaksinasi pada anak usia 6 sampai 11 tahun dilaksanakan sampai jam 12 siang. Namun sebelum vaksinasi diharapkan anak terlebih dahulu diberikan sarapan pagi.

“Mungkin dana BOS sekolah bisa di gunakan untuk pembuatan bubur kacang ijo untuk sarapan siswa yang akan melakukan vaksin,” ungkapnya.

Ia mengharapkan peran serta semua pihak dalam mensukseskan program vaksinasi pada usia dini ini.

Untuk pelaksanaan vaksin usia dini, pihaknya mengatakan agar menggunakan dokumen orang tua seperti KTP orang tua dan Kartu Keluarga.

Oleh karena itu untuk masyarakat yang belum lengkap perlengkapan penduduknya pihaknya mengharapkan agar camat, desa ataupun lurah serta ketua RT/RW agar menfasilitasi masyarakat yang mengurus KTP atau KK untuk keperluan vaksinasi.

Pihaknya juga mengharapkan agar dari Dinas Dukcapil Konawe agar memfasilitasi masyarakat yang akan membuat KTP, KK atau mengaktifkan surat-surat kependudukan terkait keperluan vaksinasi.

Penulis: Putra
Editor: Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here