Kepala BLK Kendari, Dr La Ode Haji Polondu (Baju putih). Foto: Ist

OKEKABAR.COM, KENDARI – Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari di awal tahun 2022 membuka sembilan paket Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahap pertama di Aula Serba Guna BLK Kendari, Senin (10/1/2022).

Sembilan paket tersebut dibuka Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi SH yang diwakili Asisten III Setda Provinsi Sulawesi Tenggara Dr Ir Sukanto Toding, M.SP MA.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra H Ali Mazi SH sangat mengapresiasi kerja BLK Kendari yang begitu peduli tehadap peningkatan kompetensi masyarakat Sultra, khususnya para angkatan kerja.

Hal ini dibuktikan dengan dibukanya kembali pelatihan berbasis kompetensi pada awal tahun, yang biasanya baru dilakukan pada Februari.

“Kondisi seperti ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh untuk semua, karena bergerak cepat dan bertindak tepat untuk kemaslahatan orang banyak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BLK Kendari merupakan salah satu unit pelaksana teknis pusat Kemnaker RI yang memiliki peran penting untuk mengurangi angka pengangguran melalui pelatihan berbasis kompetensi.

Peranan tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemprov Sultra untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia yang ada di Sultra.

“Sebagai Gubernur Sultra, saya menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi Kemnaker RI melalui BLK Kendari di bawah komando adinda saya Dr La Ode Haji Polondu bersama jajarannya,” ungkapnya.

BLK Kendari telah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM masyarakat Sultra melalui berbagai pelatihannya, mulai dari pelatihan berbasis kompetensi institusional dan non institusional.

Sementara itu, Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu dikonfirmasi terkait pelatihan yang diselenggarakan menuturkan, jika pelatihan yang dibuka kali ini diikuti 144 peserta yang terbagi di delapan paket pelatihan non boarding atau pelatihan yang siswanya hadir di BLK Kendari namun tidak diasramakan dan satu paket pelatihan boarding atau pelatihan yang siswanya hadir di BLK Kendari dan di diasramakan.

BACA JUGA  Pemkab Konawe Targetkan Vaksinasi 2000 Orang Perhari

“Untuk pelatihan non boarding terdiri dari kejuruan tata rias pengantin hantaran, asisten pembuat pakaian, pengelolaan administrasi perkantoran, juru ukur, desain grafis madya, computer operator assistant, service sepeda motor injeksi, dan teknisi telepon seluler perangkat keras, sementara untuk boarding yaitu pemasangan pembangkit listrik tenaga surya off gird. Setiap kejuruan diikuti 16 peserta pelatihan,”
jelasnya.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kemnaker RI menambahkan, berdasarkan hasil rapat pimpinan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI pada pertengahan Desember 2021 yang lalu.

Dimana, katanya, untuk tahun 2022 ini Alumni Pelatihan BLK Kendari yang harus diterima di pasar kerja dan berwirausaha secara mandiri minimal 68 persen dari seluruh peserta pelatihan yang dilatih BLK Kendari selama satu tahun.

Hal ini, menjadikan kami Keluarga Besar BLK Kendari mesti lebih optimal dalam bekerja dan membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar target tersebut bisa dicapai.

“Insya Allah target itu bisa kita capai, sebab sejauh ini, kami telah banyak melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa memberdayakan alumni peserta pelatihan,” jelasnya.

Orang nomor satu di BLK Kendari juga menambahkan, terkait BLK Kendari menuju taraf internasional, hal itu menjadi cita-cita dan niat kami yang nantinya bisa kami diwujudkan.

Penulis: Putra
Editor: Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here